Pacitan, 10 Juni 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STAI Al-Fattah Pacitan menyelenggarakan diskusi penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan STAI Al-Fattah Pacitan ini dihadiri oleh Ketua STAI Al-Fattah Pacitan, Ketua Program Studi, serta ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) sebagai bagian dari upaya penguatan mutu kurikulum dan pembelajaran.
Diskusi difokuskan pada penyempurnaan rancangan RPS berbasis Outcome-Based Education (OBE) agar selaras dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL), profil lulusan, serta kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan. Melalui pendekatan OBE, setiap mata kuliah diharapkan memiliki keterkaitan yang jelas antara capaian pembelajaran, strategi pembelajaran, metode asesmen, dan indikator keberhasilan mahasiswa.
Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai aspek penting penyusunan RPS, antara lain penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), penyusunan Sub-CPMK, pemilihan metode pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning), penyusunan pengalaman belajar, serta pengembangan instrumen penilaian yang mampu mengukur ketercapaian hasil belajar secara objektif dan terukur.
Kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antara LPM dan program studi dalam memastikan bahwa dokumen RPS tidak hanya memenuhi ketentuan akademik, tetapi juga mendukung implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). RPS berbasis OBE diharapkan menjadi salah satu instrumen utama dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus mendukung pelaksanaan monitoring, evaluasi, Audit Mutu Internal (AMI), dan akreditasi program studi.
Melalui diskusi ini, STAI Al-Fattah Pacitan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kurikulum yang adaptif, berorientasi pada capaian pembelajaran, dan selaras dengan kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia. Hasil pembahasan akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen RPS pada setiap program studi sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan.
